Sabtu, 16 Desember 2017

Bagaimana Sih Pengaruh Budaya Jepang dengan Gaya Hidup di Indonesia ?


Pengaruh Budaya Jepang
Dengan Gaya Hidup di Indonesia 




こんにちは みなさん。。。💕
JEPANG
 Siapa yang tidak tau Jepang?...semua orang pasti tau dengan sebutan Negeri Matahari Terbit ini atau Negeri Sakura💕
Seperti yang kita ketahui bahwa Negara Jepang itu merupakan Negara Maju. Jepang terkenal dengan kegigihannya dalam membangun negara maju.


Nah...sekarang kita langsung ke topik pembahasannya yuk
Sebelumnya kalian tau kan apa itu kebudayaan ?😀




     Kebudayaan itu merupakan suatu cara hidup yang dimiliki oleh suatu golongan atau suatu kelompok yang dimana itu diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya itu bersifat konfleks , abstrak dan juga luas.
 Nah...Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang memiliki perbedaan budaya, maka orang tersebut akan sedikit demi sedikit dapat menyesuaikan perbedaan-perbedaan yang ada, menjadi bukti bahwa budaya itu dapat dipelajari.

Dalam hal ini, kebudayaan itu berperan sebagai suatu media dalam memperkenalkan ciri khas suatu bangsa atau daerah, dan sebagai media informasi dalam memperkenalkan identitas suatu bangsa atau daerah. Nahh...untuk itu kali ini saya akan membahas mengenai pengaruh budaya jepang dengan gaya hidup di Indonesia. 
Apa saja sih yang termasuk kebudayaan Jepang? 😁
Apa saja sih dampaknya bagi gaya hidup di indonesia? 😮
Siapa saja pelaku-pelakunya?😂
 Mengapa hal ini bisa terjadi?😜
どうして。。。。。どうして。。。。。どうして

1. Budaya Jepang
Sebenarnya Negara Jepang itu punya banyak kesenian dan kebudayaan yang menarik untuk dilihat dan dipelajari lhoo....😍 diantaranya yaitu :
1. Kimono きもの


 Nah Jepang itu memiliki pakaian Tradisional yang disebut Kimono. Dulunya kimono ini digunakan untuk kegiatan sehari-hari namun sekarang kimono ini hanya digunakan dalam acara-acara khusus seperti festival budaya atau bunkasai.
2. Matsuri まつり

Matsuri berarti festival atau perayaan.
Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan Matsuri beraneka ragam sesuai dengan tujuan penyelenggaraan Matsuri.
 3. Origami おりがみ 


Origami adalah sebuah seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang pada umumnya berbentuk persegi. Origami merupakan suatu kesenian melipat kertas.
 4. Upacara Minum Teh


Upacara minum teh atau Sadou, Chadou dalam bahasa Jepang adalah ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut Chatou atau Cha no Yu yang berarti upacara minum teh.
 5. Hanami はなみ


Hanami yang dalam bahasa Jepang berarti Hana o Miru はな を みるsama dengan melihat bunga atau Ohanami adalah tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga Sakura. Mekarnya bunga Sakura merupakan lambang kebahagiaan karena telah tibanya musim semi di Jepang. Selain itu, Hanami juga berarti piknik dengan menggelar tikar untuk pesta atau makan-makan di bawah pohon Sakura untuk bergembira bersama, minum sake, makan-makanan khas Jepang, dan lain-lain layaknya pesta kebun.💕😍


Dari beberapa kebudayaan-kebudayaan tersebut, merupakan kebudayaan Jepang yang masih dilakukan sampai sekarang. Bahkan populer dan terkenal tidak hanya di Negara Jepang, melainkan sudah mendunia akibat dari arus globalisasi.  
Kebudayaan-kebudayaan Jepang tersebut merupakan kebudayaan asli Negara Jepang yang telah di turunkan secara generasi ke generasi. Hal tersebut jelas membawa dampak bagi gaya hidup masyarakat Indonesia , ketika budaya-budaya Jepang tersebut di perkenalkan di Indonesia.
2. Dampak
 Dampaknya antara lain, Culture Shock dalam bahasa Indonesia disebut gegar budaya, adalah istilah psikologis untuk menggambarkan keadaan dan perasaan seseorang menghadapi kondisi lingkungan sosial dan budaya yang berbeda. Selain itu memiliki dampak-dampak yang dianggap positif seperti, memperkenalkan kebudayaan yang belum pernah kita lihat dan kita rasakan dan kebudayaan tersebut kita anggap bagus dan cocok untuk dipelajari dan dimengerti. Kebudayaan Jepang yang masuk, bila berhasil, dapat menghasilkan dampak-dampak yang menguntungkan bagi Negara Jepang seperti, peminat akan kebudayaan-kebudayaan Jepang akan semakin banyak. Hal tersebut akan menjadikan Negara Jepang semakin terkenal dan banyak diminati. Namun kadang hal tersebut membawa efek negative bagi masyarakat Indonesia. Karena semakin banyaknya peminat akan kebudayaan Jepang, sehingga budaya Indonesia sendiri sedikit demi sedikit terkikis atau luntur akibat kebudayaan Jepang.

3.Pelaku
Pelaku-pelaku dalam memperkenalkan Kebudayaan Jepang bisa dari mana saja. Baik orang Jepang yang memperkenalkan kebudayaannya sendiri, maupun orang-orang yang pada dasarnya menyukai atau ingin tahu kebudayaan Jepang. Maka diadakannya acara-acara seperti Bunkasai atau festival budaya Jepang, event-event besar seperti lomba-lomba tarian khas Jepang seperti Yosakoi , Zenbon Sakura dan pentas bergaya seperti tokoh anime Jepang atau Cosplay. Di setiap kampus yang ada Prodi Bahasa Jepang atau Sastra Jepang pun disaat ulang tahun jurusan pasti mengadakan suatu acara seperti Bunkasai , Japan Festival dan yang lainnya.
Tidak hanya itu, media elektronik dan digital menjadi salah satu pelaku dalam penyebaran kebudayaan Jepang. Melalui media elektronik informasi seperti televisi, radio, dan surat kabar. Ataupun melalui dunia maya seperti internet, media sosial facebook, twitter, instagram dan lainnya. Dan itu terjadi dengan bebas masuk dan keluar. Tidak ada halangan untuk menyebarkan kebudayaan Jepang di Indonesia.

4. Hal-hal tersebut dapat terjadi karena pada dasarnya kita hidup di zaman era Globalisasi, semua hal seperti informasi, ekonomi, politik, hingga kebudayaan bisa keluar masuk dengan leluasa, dengan bebas nya. Sehingga kebudayaan Jepang sendiri dapat dengan mudah nya masuk ke Indonesia . Kita sebagai warga Indonesia sudah seharusnya memilah mana yang baik untuk konsumsi kita, dan mana yang buruk untuk kita. Sehingga kebudayaan asli Indonesia masih kental dan terasa hingga dapat di turunkan dari generasi ke generasi mendatang.
  


Nah... jadi dapat disimpulkan bahwa kebudayaan Jepang merupakan Kebudayaan yang baik. Dari segi tatanan kebudayaan nya hingga disiplin dalam menjalankan ritual-ritual kebudayaannya. Hal tersebut menjadikan orang-orang ingin menjajal kebudayaan yang terkesan baru di daerahnya. Hal tersebut memiliki pengaruh atau dampak positif maupun negative. Sehingga sebagai warga Indonesia, sebaiknya kita memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Dan juga menjaga kebudayaan leluhur kita agar dapat terus terjaga hingga dapat dinikmati dari generasi ke generasi.

Guys mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan dan saya paparkan kepada kalian . Semoga artikel singkat ini bermanfaat ya bagi kita semua 💛 

どうも  ありがとう  ございます
がんばって  ください



2 komentar: