Pengaruh Budaya Jepang
Dengan Gaya Hidup di Indonesia
こんにちは みなさん。。。💕
JEPANG
Siapa yang tidak tau Jepang?...semua orang
pasti tau dengan sebutan Negeri Matahari Terbit ini atau Negeri Sakura💕
Seperti yang kita ketahui bahwa Negara Jepang itu
merupakan Negara Maju. Jepang terkenal dengan kegigihannya dalam membangun
negara maju.
Nah...sekarang
kita langsung ke topik pembahasannya yuk
Sebelumnya
kalian tau kan apa itu kebudayaan ?😀
Kebudayaan itu merupakan suatu cara hidup yang dimiliki oleh suatu golongan
atau suatu kelompok yang dimana itu diwariskan dari generasi ke generasi.
Budaya itu bersifat konfleks , abstrak dan juga luas.
Nah...Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang
yang memiliki perbedaan budaya, maka orang tersebut akan sedikit demi sedikit
dapat menyesuaikan perbedaan-perbedaan yang ada, menjadi bukti bahwa budaya itu
dapat dipelajari.
Dalam hal ini, kebudayaan itu berperan sebagai suatu media dalam
memperkenalkan ciri khas suatu bangsa atau daerah, dan sebagai media informasi
dalam memperkenalkan identitas suatu bangsa atau daerah. Nahh...untuk itu kali
ini saya akan membahas mengenai pengaruh budaya jepang dengan gaya hidup di
Indonesia.
Apa saja sih yang termasuk kebudayaan Jepang? 😁
Apa saja sih dampaknya bagi gaya hidup di indonesia? 😮
Siapa saja pelaku-pelakunya?😂
Mengapa hal ini bisa terjadi?😜
どうして。。。。。どうして。。。。。どうして
1. Budaya Jepang
Sebenarnya Negara Jepang itu punya banyak kesenian dan kebudayaan yang
menarik untuk dilihat dan dipelajari lhoo....😍 diantaranya
yaitu :
1. Kimono きもの
Nah Jepang itu memiliki pakaian Tradisional yang disebut Kimono.
Dulunya kimono ini digunakan untuk kegiatan sehari-hari namun sekarang kimono
ini hanya digunakan dalam acara-acara khusus seperti festival budaya atau
bunkasai.
2. Matsuri まつり
Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi
yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna
upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan Matsuri beraneka ragam sesuai dengan tujuan penyelenggaraan
Matsuri.
3. Origami おりがみ
Origami adalah sebuah seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang pada umumnya berbentuk persegi. Origami merupakan suatu kesenian melipat kertas.
4. Upacara Minum Teh
Upacara minum teh atau Sadou, Chadou dalam bahasa Jepang adalah ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut Chatou atau Cha no Yu yang berarti upacara minum teh.
5. Hanami はなみ
Hanami yang dalam bahasa Jepang berarti Hana o Miru はな を みるsama dengan melihat bunga atau Ohanami adalah tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga Sakura. Mekarnya bunga Sakura merupakan lambang kebahagiaan karena telah tibanya musim semi di Jepang. Selain itu, Hanami juga berarti piknik dengan menggelar tikar untuk pesta atau makan-makan di bawah pohon Sakura untuk bergembira bersama, minum sake, makan-makanan khas Jepang, dan lain-lain layaknya pesta kebun.💕😍
Dari beberapa kebudayaan-kebudayaan tersebut, merupakan kebudayaan Jepang yang masih dilakukan sampai sekarang. Bahkan populer dan terkenal tidak hanya di Negara Jepang, melainkan sudah mendunia akibat dari arus globalisasi.
Kebudayaan-kebudayaan Jepang tersebut merupakan kebudayaan asli Negara
Jepang yang telah di turunkan secara generasi ke generasi. Hal tersebut jelas
membawa dampak bagi gaya hidup masyarakat Indonesia , ketika budaya-budaya
Jepang tersebut di perkenalkan di Indonesia.
2. Dampak
Dampaknya antara lain, Culture Shock dalam bahasa Indonesia disebut gegar budaya, adalah istilah psikologis untuk
menggambarkan keadaan dan perasaan seseorang menghadapi kondisi lingkungan
sosial dan budaya yang berbeda. Selain itu memiliki dampak-dampak yang dianggap positif seperti,
memperkenalkan kebudayaan yang belum pernah kita lihat dan kita rasakan dan
kebudayaan tersebut kita anggap bagus dan cocok untuk dipelajari dan
dimengerti. Kebudayaan Jepang yang masuk, bila berhasil, dapat menghasilkan
dampak-dampak yang menguntungkan bagi Negara Jepang seperti, peminat akan
kebudayaan-kebudayaan Jepang akan semakin banyak. Hal tersebut akan menjadikan
Negara Jepang semakin terkenal dan banyak diminati. Namun kadang hal tersebut
membawa efek negative bagi masyarakat Indonesia. Karena semakin banyaknya
peminat akan kebudayaan Jepang, sehingga budaya Indonesia sendiri sedikit demi
sedikit terkikis atau luntur akibat kebudayaan Jepang.
3.Pelaku
Pelaku-pelaku dalam memperkenalkan Kebudayaan Jepang bisa dari mana
saja. Baik orang Jepang yang memperkenalkan kebudayaannya sendiri, maupun
orang-orang yang pada dasarnya menyukai atau ingin tahu kebudayaan Jepang. Maka
diadakannya acara-acara seperti Bunkasai atau festival budaya Jepang,
event-event besar seperti lomba-lomba tarian khas Jepang seperti Yosakoi ,
Zenbon Sakura dan pentas bergaya seperti tokoh anime Jepang atau Cosplay. Di
setiap kampus yang ada Prodi Bahasa Jepang atau Sastra Jepang pun disaat ulang
tahun jurusan pasti mengadakan suatu acara seperti Bunkasai , Japan Festival
dan yang lainnya.
Tidak hanya itu, media elektronik dan digital menjadi salah satu pelaku
dalam penyebaran kebudayaan Jepang. Melalui media elektronik informasi seperti
televisi, radio, dan surat kabar. Ataupun melalui dunia maya seperti internet,
media sosial facebook, twitter, instagram dan lainnya. Dan itu terjadi dengan
bebas masuk dan keluar. Tidak ada halangan untuk menyebarkan kebudayaan Jepang
di Indonesia.
4. Hal-hal tersebut dapat terjadi karena pada dasarnya kita hidup di
zaman era Globalisasi, semua hal seperti informasi, ekonomi, politik, hingga
kebudayaan bisa keluar masuk dengan leluasa, dengan bebas nya. Sehingga
kebudayaan Jepang sendiri dapat dengan mudah nya masuk ke Indonesia . Kita
sebagai warga Indonesia sudah seharusnya memilah mana yang baik untuk konsumsi
kita, dan mana yang buruk untuk kita. Sehingga kebudayaan asli Indonesia masih
kental dan terasa hingga dapat di turunkan dari generasi ke generasi mendatang.
Nah... jadi dapat disimpulkan bahwa kebudayaan Jepang merupakan
Kebudayaan yang baik. Dari segi tatanan kebudayaan nya hingga disiplin dalam
menjalankan ritual-ritual kebudayaannya. Hal tersebut menjadikan orang-orang
ingin menjajal kebudayaan yang terkesan baru di daerahnya. Hal tersebut
memiliki pengaruh atau dampak positif maupun negative. Sehingga sebagai warga
Indonesia, sebaiknya kita memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Dan juga
menjaga kebudayaan leluhur kita agar dapat terus terjaga hingga dapat dinikmati
dari generasi ke generasi.
Guys mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan dan saya paparkan
kepada kalian . Semoga artikel singkat ini bermanfaat ya bagi kita semua 💛
どうも ありがとう ございます
がんばって ください








Waah, menambah wawasan saya... 😍
BalasHapusSangat menarik 😊
Uh Terimakasih bebi :D
Hapus